

🗂️ Apa Nasib Sebuah Arsip? Workshop Membayangkan Arsip dari Masa Depan
Bagaimana jika arsip bukan hanya menyimpan masa lalu, tetapi juga membuka kemungkinan tentang masa depan 🔮?
Bayangkan tahun 2050. Di tengah dunia yang semakin kehabisan sumber daya alam, sebuah komputer Macintosh jadul dari tahun 2000 justru menginspirasi pembuatan sebuah robot yang mampu merakit dan memprogram dirinya sendiri menggunakan barang-barang elektronik bekas.
Atau, sebuah brosur transportasi Jakarta dari awal 2000-an memantik gagasan tentang kota masa depan yang tak lagi membutuhkan jalan raya. Pada 2050, bagaimana jika kendaraan justru bergerak di atas gedung, sementara jalanan di bawahnya berubah menjadi hutan kota dan ruang hidup?
Siapa sangka, teknologi, gagasan, hingga perilaku masa depan justru bisa berawal dari sebuah arsip yang selama ini dianggap usang?
Dalam workshop kolaboratif bersama Museum DGI, Artefak Kita, dan Further Reading, kamu akan memilih salah satu objek pameran di Museum DGI, menelusuri konteks dan bahasa visualnya, lalu berspekulasi tentang nasibnya di tahun 2050. Akankah ia berubah fungsi, melahirkan sebuah hal baru, atau menawarkan solusi bagi tantangan masa depan?
Melalui pendekatan speculative design, kamu akan menuangkan spekulasimu menjadi satu halaman “arsip dari masa depan” untuk dihimpun dalam publikasi kolektif bersama Artefak Kita.
📅 Sabtu, 17 Oktober 2026
🕒 15.00–16.30 WIB
📍 Art & Science, ASHTA District 8, Jakarta
Mari belajar ulang cara kita memandang arsip, mempertanyakan nasibnya, dan membayangkan masa depan yang mungkin lahir darinya. ✨