![Gambar Sampul untuk [Diskusi Tematik 3 - Private Sector] Beyond Compliance: Mendorong Praktik Bisnis dan Rantai Pasok Mineral Kritis yang Bertanggung Jawab](https://images.lumacdn.com/cdn-cgi/image/format=auto,fit=cover,dpr=2,background=white,quality=75,width=400,height=400/uploads/ng/2d28cc76-dfab-439b-98b9-55c97c7b1798.png)
![Gambar Sampul untuk [Diskusi Tematik 3 - Private Sector] Beyond Compliance: Mendorong Praktik Bisnis dan Rantai Pasok Mineral Kritis yang Bertanggung Jawab](https://images.lumacdn.com/cdn-cgi/image/format=auto,fit=cover,dpr=2,background=white,quality=75,width=400,height=400/uploads/ng/2d28cc76-dfab-439b-98b9-55c97c7b1798.png)
[Diskusi Tematik 3 - Private Sector] Beyond Compliance: Mendorong Praktik Bisnis dan Rantai Pasok Mineral Kritis yang Bertanggung Jawab
Diskusi Tematik 3 adalah sesi paralel dari Forum Mineral Kritis Multipihak Indonesia 2026 yang diselenggarakan oleh Koalisi ResponsiBank Indonesia dan BRIN. Acara ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan penerapan standar ESG di sektor mineral kritis, menganalisis kesenjangan antara regulasi nasional dengan tuntutan rantai pasok global, serta menggali instrumen due diligence, keterlacakan (traceability), dan transparansi guna merumuskan rekomendasi konkret bagi sektor swasta dan pemerintah.
Narasumber
Aryanto Nugroho (Koordinator Nasional, PWYP Indonesia),
Muchtazar (Head of Sustainability, Nickel Industries),
Meidy Katrin (Sekretaris Jenderal, APNI),
Andre Barahamin (Community Outreach Coordinator, IRMA)
Moderator: Siti Khoirun Ni'mah (Direktur Eksekutif INFID)